Saturday, 18 May 2013

Mencicipi Lezatnya Kedai Iga Bintaro

Lokasi: Bintaro IX Walk Blok KB-17 Jalan Maleo Raya, Bintaro Sektor IX, Bintaro, Jakarta Selatan
Harga: Mulai dari Rp24.000,00/porsi sampai Rp45.000,00/porsi untuk makanan khas.
Buka: Senin--Minggu, 17.00--23.00.

Kedai Iga Bakar Bintaro
Beberapa minggu yang lalu tepatnya setelah event Animaku no Hibi saya dan kawan-kawan memutuskan untuk makan di sebuah kedai iga yang sudah menjadi langganan saya selama tiga tahun terakhir ini. Nama kedai itu adalah Kedai Iga Bintaro. Kedai ini terletak di Bintaro IX Walk Blok KB-17 Jalan Maleo Raya, Bintaro Sektor IX, Bintaro, Jakarta Selatan. Letaknya berdampingan di antara kedai lain yang menjual berbagai makanan. Resto ini dikenal karena menjual iga bakar dengan harga yang terjangkau dan sudah menjadi kegemaran saya semenjak saya menjadi mahasiswa. Makanan yang disajikan di kedai ini berfokus pada iga bakar antara lain, Iga Bakar Super, Iga Bakar Rica, Iga Bakar Reguler, sampai Sup Iga. Untuk harga per porsinya adalah Rp45.000,00 untuk Iga Bakar Super, kemudian Rp33.000,00 untuk Iga Bakar Rica dan Reguler, sementara untuk Sup Iga adalah Rp24.000,00. Selain menu iga, terdapat pula menu sampingan seperti nasi putih dan kentang goreng yang masing-masing dijual dengan harga Rp5.000,00/porsi. Untuk harga minuman antara lain terdapat teh manis yang dapat dibeli seharga Rp5.000,00, lemon tea Rp8.000,00 dan soft drink seharga Rp8.000,00.

Iga Bakar Reguler
Menu yang saya  pesan adalah Iga Bakar Reguler sebagai makanan utama dan teh manis sebagai minumannya. Antara Iga Bakar Reguler dan Iga Bakar Super sebenarnya hanya berbeda pada ukuran iga yang disajikan. Mengenai rasa dari kedua iga ini relatif sama. Iga bakar ini disajikan di atas piring lengkap dengan potongan-potongan kecil jagung dan wortel. Untuk daging dari iga ini empuk dan sangat mudah dilepas dari tulangnya. Tekstur daging lembut dan bumbu yang dioleskan kemudian dimasak pada daging meresap dengan merata. Bumbu yang gurih disertai rasa yang spicy dan rempah-rempah cukup memanjakan lidah. Untuk ukuran yang reguler saya rasa sudah cukup mengenyangkan terlebih jika iga dikonsumsi dengan nasi atau kentang goreng.

Untuk pelayanan dari kedai ini saya rasa cukup cepat dan tanggap. Makanan yang saya pesan sudah siap tidak lebih dari lima belas menit dan dalam kondisi  fresh form the oven. Untuk tempat pun tertata dengan rapi dan bersih. Saya adalah penggemar dari kedai ini sejak tahun 2009-an, menurut saya cita rasa ketika tahun-tahun awal saya berkunjung ke kedai ini lebih nikmat dengan harga yang lebih murah dari sekarang. Untuk harga saya rasa menyesuaikan dengan harga daging yang saat ini sedang mahal. Sementara untuk daging yang ditawarkan dahulu lebih besar dengan tekstur yang sangat lembut dan mudah lepas dari tulang. Saya berharap agar cita rasa iga dapat dipertahankan atau bahkan lebih baik dari sekarang. Secara keseluruhan saya nilai kedai iga ini dengan rate baik atau 7.8 dari 10.

Terima kasih sudah menyempatkan membaca dan semoga sehat selalu.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment